Kamis, 04 Juni 2009

BUTUH SINAR TERANG

Kucari dimana titik terang
Terowongan sederet perkara
Jaring-jaring rasa tetap tertuju
Pada jejak kaki para tetua

Batangku hampir patah
Daun beterbangan entah kemana?
Sekarang terang,
Esok gelap,
Lusa hujan,
Dan kelak, bersinarkah semua?

Menyerah?
Pengecut !
Aku seorang pengecut !

Kekuatanku hampir punah
Akar-akar mulai rapuh
Ditikam badai tak henti

Dalam gelap petir menyambar
Dalam terang bertabur pelangi
Gelap dan terang tak bertoleransi

Bercahayalah permataku
Pantulkan sinar terangmu
Tepat mengenai hati rapuh


2004

0 komentar:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Bridal Dresses. Powered by Blogger