Kamis, 04 Juni 2009

KUNANTI

Tatkala gerbang pagi terbuka
Hatiku beku, bisu
Tangan-tangan kesunyian
Terus merangkulku

Bilangan nestapa berkecmuk
Di lorong angan
Lagu-lagu duka berlarian mengejar
Kekosongan menjadi layar kelam

Tenggorokan terasa kering
Tetap dalam penantian
Selendang sutra yang turun dari surga
Mengaliri kawah-kawah kering

Setiap kerling bintang kunanti
Senyum manis barisan bidadari
Mengenakan gaun emas yang berkilau
Terbang turun ke tempat ku terlelap

Akankah dawai mimpi mengalun ?
Di muka pagar hari ?
Dibawah sinar mentari?
Hingga terangkat bibir ini

0 komentar:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Bridal Dresses. Powered by Blogger