Kamis, 04 Juni 2009

DERITAKU DALAM TERAWANG

Berada dimanakah ku siang ini ?
Tiada ku tahu keberadaanku
Samar terkesiap
Berduyun-duyun pagar merapat
Memboikot arahku

Tersentakku dari lamunanku
Kala diputar terowongan waktu
Menggambarkan, akan datangya padaku
Kejutan nyata dunia jelata
Deburan tawa berkesinambungan
Bercampur,
Menjadikan sebidang rumus kesedihan
Mendera,
Meneteskan buih-buih tangis

Lalu bicaraku pada pecahan langit
Dimana ujung dari perkara ?
Pecahan langit tetap diam tak bersuara
Tertiup oleh angin kencang

Tetap ku bersenandung gembira
Meski ku tahu
Tak lagi bisa kuberanjak dari tempat ini
Papan terjal tak bersahabat
Terasa merekat kuat
Tak terlawan

Seluruh jagad memandangku bahagia
Tak mengerti diriku
Sedang kehausan dan tak dapat bernafas
Butuh setetes kesejukan

Tiada pantas ku berkata
Tiada pantas ku menanti
Inilah wabah dari kebungkaman


2004

0 komentar:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Bridal Dresses. Powered by Blogger