Kala mereka bersantai merebahkan lelah
Kala saudaraku mandi membersihkan diri
Di kala adik-adik bayiku tertidur pulas
Pulas……. Dan bermimpi
Tak disangka,
Tubuh bergetar, rumah berguncang
Telah terjadi apakah diluar sana ?
Air deras menyapu rumah-rumah
Menghanyutkan saudara-saudaraku
Merobohkan gedung-gedung perkasa
Membersihkan serambi makkah
Tsunami datang,
Saudara-saudaraku berlarian
Tak tahu arah tujuan
Adik-adikku menangis, ketakutan
Tsunami hadir,
Ribuan saudara-saudaraku tergeletak tanpa nyawa
Adik-adikku meronta kehilangan
Menjerit kesepian tanpa ayah dan bunda
Bayi tak berdosa pun terbang ke surga
Tsunami menyapa,
Tanpa kata, tanpa mengetuk pintu
Tanpa pamit! Tanpa permisi!
Tsunami ganas bak macan
Tsunami seram bagai monster
Tsunami, tsunami
Apa maumu ?
Ya Allah ……..
Apa ini ?
Adzabkah? Peringatankah ?
Marahkah Engkau Ya Allah ?
Murkakah Engkau Ya Rabbi ?
Engkau hanya diam tak bersuara
Ampuni kami Ya Illahi
Maafkan wahai Penguasa Langit dan Bumi
Kami sadar,
Telah tinggi tumpukan dosa kami
Sudah menggunung semua kekhilafan kami
Sudahi bencana-Mu ini
Ya Allah………..
Inikah amarah-Mu ?
Secuil ini kami tak tahan
Bagaimana kelak ?
Saat hari-Mu tiba,
Hari Engkau hancurkan alam semesta
Ya Allah …….!
Titiskan sabarmu, tabahmu
Untuk saudaraku di Nangroe Aceh Darussalam
Lindungi mereka,
Tenangkan arwah saudara-saudaraku
Yang telah pergi menghadap-Mu
24 Desember 2004
Kamis, 04 Juni 2009
TSUNAMI
Diposting oleh gudang hati di 01.47
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar